Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2013

Apel Kota Wisata Batu

Gambar
                   Apel kota Malang memiliki 2 jenis, yaitu apel Rome Beauty dan apel Manalagi. Apel Rome Beauty memiliki karakteristik kulit yang berwarna hijau dengan semburat merah, rasanya agak manis, dan warna dagingnya putih kehijauan. Sedangkan apel Manalagi memiliki karakteristik kulit yang berwarna kuning kehijauan, rasa manis dan aroma kuat, serta warna daging putih kekuningan. Apel Malang dikenal banyak mengandung Vitamin A, B, C dan zat mineral : belerang , klor , zat besi, fosfor , kalsium , magnesium, natrium, potassium dan silikon. Vitamin A yang dikandung apel 50 % lebih banyak dibandingkan jeruk. Buah apel berkhasiat untuk obat batuk , melancarkan pencernaan , penghancur batu ginjal , mengobati peradangan didalam tubuh serta membersihkan tubuh dari racun. Apel Malang sangat cocok dikonsumsi sebagai buah segar , juice , salad , pie maupun makanan olahan lain.

Masa Lalu

Gambar
Bacaan: Filipi 3:13-17 Biarlah matamu memandang terus ke depan dan tatapan matamu tetap ke muka - Amsal 4:25 Mark Twain pernah mengatakan, “Kalau seekor kucing pernah duduk di atas tungku panas, kucing itu tidak akan duduk di atas tungku panas lagi. Kucing itu juga tidak akan duduk lagi di atas tungku dingin.” Kesimpulannya adalah kucing tersebut mengasosiasikan tungku dengan pengalaman yang buruk dan panas. Pengalaman yang buruk tersebut dibawanya terus, hingga ia menganggap setiap tungku (tidak peduli bahwa tungku itu dingin) adalah panas dan berbahaya. Sedikit banyak kita juga seperti kucing tersebut. Sikap kita pada hari ini terbentuk dari pengalaman-pengalaman yang terjadi di waktu lalu. Jika dalam sebuah situasi yang terjadi di masa lalu kita mengalami kegagalan, maka pada situasi yang sama di waktu yang berbeda pun, kita sering percaya bahwa kita akan gagal lagi. Sederet pengalaman buruk di masa lalu mungkin pernah kita alami. Kega...

Macan dengan Nyali Tikus

Gambar
Bacaan: II Timotius 1:3-1 Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, - II Timotius 1:7 Salah satu alasan mengapa kita tidak bisa mengembangkan senyum lebih lebar adalah karena kita terlampau dicekam oleh ketakutan kita sendiri. Boleh percaya boleh tidak, namun fakta berkata bahwa ketakutan adalah seperti kanker ganas yang menggerogoti sukacita kita. Semakin kita mengijinkan ketakutan mempengaruhi kehidupan kita, maka semakin sulit kita merasakan sukacita. Cerita lama dari India menceritakan tentang tikus yang ketakutan karena melihat seekor kucing. Itu sebabnya tikus tersebut pergi kepada tukang sihir untuk menyulapnya menjadi kucing. Setelah tikus tersebut jadi kucing, kembali lagi ia dicekam rasa takut karena melihat anjing. Maka segera saja ia kembali ke tukang sihir dan minta mengubahnya menjadi anjing. Setelah jadi anjing, lagi-lagi ia takut ketika bertemu dengan macan dan minta kepada tukang sihir untuk mengubahnya menjadi...